Rute alam nusantara

Jelajah Indonesia dengan ritme yang lebih manusia.

Perjalanan kecil ke hutan, laut, gunung, dan desa yang disusun pelan-pelan: tidak mengejar daftar tempat, tapi menghidupkan cerita di antaranya.

Destinasi populer

Tempat yang terasa liar, hangat, dan hidup.

Kami memilih rute yang punya ruang untuk berhenti: pasar pagi, jalur setapak, pemandu lokal, dan sudut pandang yang tidak selalu ada di itinerary umum.

Pemandangan kepulauan Raja Ampat
Papua Barat

Raja Ampat

Laut sebening kaca, pulau karst, dan hari yang paling baik dimulai sebelum matahari naik.

Kawah dan gunung Bromo saat pagi

Bromo

Pasir, kabut, dan cahaya emas.

Terasering sawah hijau di Ubud Bali

Ubud

Hutan, sawah, dan jalan kecil yang tenang.

Paket wisata

Rencana yang lentur, bukan jadwal yang memaksa.

2 Hari

Escape Rimba

Trekking ringan, air terjun tersembunyi, dan makan malam sederhana di desa.

Mulai dari

Rp 1,8jt

Pilih rute ->
5 Hari

Flores Blue

Sailing singkat, pulau kecil, snorkeling, dan senja di dek kapal kayu.

Per orang

Rp 7,9jt

Pilih rute ->
3 Hari

Bali Utara Slow

Desa, danau, air terjun, dan penginapan tenang jauh dari rute ramai.

Mulai dari

Rp 3,2jt

Pilih rute ->
4 Hari

Sumba Earth Ride

Bukit savana, kampung adat, pantai kosong, dan sunset yang lapang.

Per orang

Rp 5,4jt

Pilih rute ->
Custom

Private Journey

Rute personal untuk keluarga, honeymoon, atau perjalanan foto dengan ritme bebas.

Mulai dari

Rp 9,5jt

Pilih rute ->

Galeri

Potongan suasana, bukan sekadar postcard.

Testimoni

Cerita yang pulang bersama orangnya.

Setiap perjalanan punya jeda: ngobrol dengan pemandu, salah belok yang indah, atau sarapan kecil yang malah jadi bagian favorit.

N

Naya Putri

Creative Lead, Bandung

"Itinerary-nya terasa dibuat oleh orang yang benar-benar paham tempat. Ada ruang untuk diam, lihat langit, dan tidak buru-buru."

A

Arman Hadi

Founder, Jakarta

"Paling suka detail kecilnya: warung yang dipilih, jam berangkat yang pas, sampai pemandu yang ceritanya kaya."

M

Mira Saras

Photographer, Surabaya

"Tidak terasa seperti paket massal. Lebih seperti diajak teman lama yang tahu sudut terbaik untuk berhenti."

L

Lintang Pradana

Product Designer, Jogja

"Yang paling terasa: perjalanan ini tidak mengejar banyak tempat, tapi memilih momen yang tepat untuk berhenti."

Mulai dari percakapan

Ceritakan ingin jalan seperti apa. Kami susun rutenya.

Mau laut, gunung, hutan, budaya, atau semuanya sedikit-sedikit? Mulai dari mood perjalanan, bukan dari paket kaku.

Rancang Perjalanan